Pogba Prancis Piala Dunia 2018

Pogba Siap Pimpin Prancis Di Piala Dunia 2018

Gelandang serba bisa Manchester United, Paul Pogba bertekad untuk mengantarkan tim nasional Prancis juara Piala Dunia 2018 setelah gagal membawa klubnya, Manchester United meraih juara di Liga Inggris musim 2017-2018.

“Di Piala Dunia 2018 nanti, saya akan mengambil kendali di tim Prancis, berusaha menjadi pemimpin dalam pertandingan dan saat latihan,” jelas Paul Pogba kepada stasiun penyiaran media Prancis, Canal+.

Pogba yang berstatus sebagai pemain termahal di dunia ketika dibeli oleh Manchester United dari Juventus untuk musim 2017/2018, ternyata tampil kurang oke dan dikabarkan beberapa kali terlibat cekcok dengan Manajer United, Jose Mourinho.

Namun Manajer kesebelasan Prancis, Didier Deschamps, tetap memasukkan nama Pogba dalam squadnya. Hal ini sebelumnya juga diperkuat dengan sejumlah komentar Deschamps mengenai pemain Prancis di Piala Dunia 2018 ini.

Pemain berusia 25 tahun ini sudah seringkali menerima kritik dari sejumlah publik Prancis. Mereka beranggapan jika Pogba kurang memaksimalkan potensinya ketika mengenakan jersey Les Bleus ini.

Pogba menanggapi kritik tersebut dengan mengatakan, “Saya banyak mendengar perkataan-perkataan di luar sana. Saya hanya berharap bisa memberi jawaban di atas lapangan dan membuktikan kepada semuanya bahwa mereka salah.”

Pobga menyabet penghargaan sebagai pemain muda terbaik di ajang Piala Dunia 2014 silam dan berambisi menyabet penghargaan sebagai pemain terbaik secara keseluruhan di Rusia 2018.

Jika di Manchester United dalam musim 2017/2018, Pogba kurang memperoleh kesempatan dari Jose Mourinho atau menjadi pemain pengganti, di tim Prancis ia kemungkinan besar masih akan menjadi salah satu pemain utama.

Pada Maret 2018 silam, kapten tim Prancis, Hugo Lloris, mengatakan bahwa “Paul adalah seorang pemain dengan karakter kuat yang ada dalam tim kamu. Dia akan menjadi salah satu pemimpin kami di Piala Dunia.”

Pogba Manchester United

Pogba Segera Pulang Ke Juventus?

Manajer Juventus, Massimiliano Allegri kabarnya telah meminta secara khusus kepada manajemen klub untuk membeli kembali Paul Pogba. Allegri merasa bahwa barisan tengah Juventus sangat membutuhkan sosok pemain seperti Pogba.

Permintaan Allegri ini mendapat respon positif dari pada petinggi Juventus. Il Bianconeri sudah melakukan pembicaraan dengan agen Pogba Mino Raiola dalam beberapa hari terakhir. Mereka membahas kemungkinan Pogba ‘pulang’ ke Turin.

Rencana Juventus merekrut Pogba diyakini akan semakin mulus. Menurut berita yang dilaporkan oleh Tuttosport, sejumlah sponsor internasional Juventus sangat mendukung rencana memulangkan Pogba ke Allianz Stadium.

Para sponsor Juventus bahagia jika Pogba benar-benar bisa pulang ke Turin. Nama besar yang dimiliki oleh Pemain yang ikut memperkuat tim nasional Prancis di Piala Dunia 2018 itu akan membantu kegiatan promosi mereka terutama di Asia.

Raiola sendiri juga menyambut positif rencana Pogba kembali ke Juventus. Dia sedang membuat sat cara agar Juventus mendapatkan tanda tangan Pogba. Salah satu cara adalah dengan pertukaran pemain yaitu Juventus memberikan Alex Sandro dan Mario Mandzukic ke Manchester United.

Performa Pogba menurun sejak kembali ke Manchester United di musim panas tahun 2016 silam. Pemain berusia 25 tahun ini gagal menunjukkan performa terbaiknya seperti ketika masih memperkuat Juventus.

Pogba santer digosipkan mulai tidak kerasan di Old Trafford. Apalagi hubungannya dengan manajer Jose Mourinho mulai memanas dalam beberapa waktu terakhir. Pogba sering diparkir oleh Mourinho di akhir musim 2017-2018. Mourinho malah beberapa kali memainkan pemain muda Scott Mctominay ketimbang Pogba.

Pogba Piala Dunia 2018

Pogba Sempatkan Umrah Sebelum Main Di Piala Dunia

Kompetisi-kompetisi Eropa musim 2017/2018 sudah berakhir beberapa waktu lalu. Para pemain yang terpilih untuk membela negara masing-masing di Piala Dunia pun mulai bersiap-siap. Demikian juga dengan Paul Pogba.

Pemain Manchester United ini termasuk salah satu pemain yang dipastikan akan berlaga di Rusia Juni mendatang bersama Prancis. Namun, jelang pesta akbar empat tahunan sepak bola dunia itu, Pogba memilih untuk meninggalkan kesibukannya bersama Les Bleus dan menyempatkan diri kembali ke Tanah Suci, menunaikan ibadah umrah.

Seperti dalam kabar yang dilansir oleh harian The Sun, pelatih tim nasional Prancis Didier Deschamps memberikan waktu satu minggu bagi Pogba untuk melaksanakan niatnya merasakan puasa Ramadan dan beribadah di Tanah Suci tahun ini.

“Tempat yang sungguh indah, indah. Perasaan ini tidak bisa saya gambarkan. Hanya orang yang pernah datang ke sini yang bisa tahu perasaan saya. Untuk yang belum pernah datang ke sini saya harap segera datang ke sini,” ujar Pogba dalam caption video yang dia unggah ke Instagram.

Ibadah umrah kali ini bukanlah yang pertama dijalani oleh Paul Pogba. Tahun lalu, Pogba juga berkujung ke kota suci umat Muslim setelah Manchester United menjadi juara Liga Europa setelah mengalahkan Ajax Amsterdam di final.

Putaran final Piala Dunia 2018 akan diselenggarakan mulai 14 Juni 2018 dan berakhir pada 15 Juli 2018. Di Piala Dunia edisi kali ini, Prancis tergabung di Grup C bersama dengan tim nasional Australia, Peru dan Denmark.

Tim nasional Prancis akan berhadapan dengan Australia dalam pertandingan perdana pada 16 Juni. Dilanjutkan dengan pertandingan melawan Peru pada 21 Juni 2018 dan menghadapi tim dinamit Denmark di laga pamungkas Grup C lima hari kemudian.

Prancis Piala Dunia 2018

Manajer Denmark Sebut Prancis Sebagai Tim Lemah

Manajer tim nasional Denmark di Piala Dunia 2018 di Rusia, Age Hareide mulai menebar permusuhan kepada rivalnya pada fase Grup, tim nasional Prancis. Hareide menyebut bahwa Prancis yang sekarang adalah tim lemah dan tidak layak juara.

“Saya tidak yakin dengan kekuatan yang dimiliki oleh Prancis sekarang ini,” kata Hareide kepada koran di Denmark, Jyllands-Posten, beberapa waktu sebelum mereka berduel melawan Prancis di Rusia pada fase grup, 26 Juni.

“Tidak ada yang harus kami takutkan dari mereka. Tidak ada sosok seperti Zinedine Zidane yang memandu permainan di lapangan. Seseorang yang tahu bagaimana menggembleng mereka,” kata pria asal Norwegia itu yang sudah tiga tahun menjadi pelatih Denmark.

Age Hareide, yang kini berusia 64 tahun ini juga mengkritik gaya dari pemain gelandang Prancis dari klub Manchester United, Paul Pogba, karena potongan rambutnya. Hareide menyebut bahwa Pogba sebagai sosok yang suka cari perhatian.

“Paul Pogba bermain melawan Manchester City dengan rambut yang berwarna-warni. Sepertinya dia akan mengecatnya dengan warna merah dan putih saat bertanding melawan kami. Astaga, apakah dia hanya peduli dengan gaya rambutnya?” kata pelatih Denmark ini.

Hareide berharap dia bisa mengantarkan tim nasional Denmark melangkah jauh di Piala Dunia 2018. “Saya tidak akan merasa senang hanya karena kami lolos ke putaran final Piala Dunia. Saya ingin tim kami tampil bagus.”

Denmark mengalahkan Republik Irlandia dengan skor telak 5 – 1 dalam babak playoff untuk memastikan satu tiket ke putaran final Piala Dunia 2018. The Danish Dynamite bergabung di Grup C bersama dengan kesebelasan Peru, Australia, dan Prancis.