Vincent Janssen Bakal Tentukan Masa Depannya Usai Liburan

Vincent Janssen Bakal Tentukan Masa Depannya Usai Liburan

Striker tim Nasional Belanda, Vincent Janssen mengakui bahwa dia akan tetap mempertimbangkan masa depannya bersama dengan Tottenham Hotspur selepas menikmati liburan di musim panas ini. Seperti diketahui, sosok berusia 22 tahun itu memang sulit bersaing dengan Harry kane di tim utama The Lily Whites musim kemarin.

Vincent Janssen Bakal Tentukan Masa Depannya Usai Liburan

Janssen, 22 tahun, baru saja membantu timnas Belanda memenangkan pertandingan persahabatan melawan Pantai Gading lewat keunggulan telak 5-0, dengan sang pemain yang turut mencetak gol dalam laga tersebut. Tapi, cerita yang berbeda justru terjadi di level klub, bersama Spurs, Janssen hanya mengemas dua gol saja di musim debutnya di Inggris dengan total 27 penampilan.

Sang pemain lebih sering diturunkan sebagai pelapis Harry Kane yang merupakan top Skorer klub dalam dua musim terakhir. Tak heran jika situasi ini membuat Janssen berpikir untuk menimbang opsi lainnya musim depan. Setelah sempat mengaku tidak akan menyerah dengan persaingan di Tim Utama Arahan Mauricio Pochettino, kini eks pemain Ajax justru akan mempertimbangkan alternatif yang ada musim depan. Tapi hal itu baru akan dia pikirkan selepas menikmati liburan musim panas ini.

“Saya menemui situasi yang sulit dengan peran saya sebagai pemain pengganti, terkadang sekadar duduk di bangku cadangan di Spurs [itu sulit], namun saya belajar untuk mengatasi itu. Sebagai pemain muda saya harus bersaing dengan Harry Kane – topskor Liga Primer – juga bermain di liga tersulit di dunia, serta bersaing dengan seorang striker yang tengah dalam performa hebat.”

“[Masa depan saya] itu akan ditentukan setelah liburan. Saya sendiri menginginkan lebih banyak menit bermain, namun di sisi lain ada baiknya untuk bungkam. Saya tidak bisa mengatakan apapun [soal prospek kembali ke Eredivisie]. Saya tetap membuka semua opsi.”

Akhir pekan nanti, kemungkinan besar Janssen akan kembali diandalkan timnas Belanda dalam laga lanjutan babak kualifikasi Piala dunia 2018 melawan Luksemburg.

Real Madrid, Zinedine Zidane

Radja Nainggolan ejek Para fans Juventus

Gelandang andalan AS Roma, Radja Nainggolan, tak segan untuk menambah duka para tifosi Juventus setelah tim kesayangan mereka kembali gagal memenangkan trofi Liga Champions Eropa musim ini. Lewat akun instagram pribadinya, nainggolan mengejek para Juventini yang belakangan selalu menyerang dia di sosial media, dan membangga-banggakan diri atas prestasi tim arahan Max Allegri.

Real Madrid, Zinedine Zidane

Memang, Juventus awalnya dijagokan untuk menyudahi dominasi tim Spanyol dalam persaingan di ajang liga Champions Eropa musim ini. Setelah tampil cemerlang di sepanjang fase gugur, mengalahkan Barcelona dengan agregat 3-0, dan hanya sekali kebobolan, Buffon cs pun dipercaya bakal mengakhiri paceklik gelar liga Champions yang telah berlangsung sejak tahun 1997 silam.

Namun sayang, setelah tampil gemilang di babak pertama partai final dan mengakhirinya dengan skor imbang 1-1, tim besutan Allegri justru kebobolan tiga gol pada babak kedua, menyerah begitu saja dan tertunduk lesu di akhir pertandingan. Praktis, para fans Juventus yang sebelumnya begitu sesumbar pun akhirnya terdiam tanpa kata.

Nainggolan adalah salah satu korban yang diserang rasa sesumbar para fans Juventus sebelum partai final berlangsung. Tak heran jika kekalahan Biaconneri di Cardiff itu dianggapnya sebagai malam yang luar biasa. Lewat akun Instagramnya, pemain berdarah Indonesia ini mengunggah pesan video singkat berupa ejekan kepada para tifosi Juventus.

“Sungguh malam yang luar biasa, Saya sedang bersama timnas, sayangnya yang lain sudah berlibur. Ada beberapa yang berlibur dan beberapa yang pergi ke Cardiff. Saya membuat video ini untuk menjawab beberapa yang menghina saya dan bicara sebelum laga — Seharusnya anda tidak melakukan hal seperti itu. Sebaiknya anda tidak pernah berkata sesumbar sebelum final berlangsung ”

“Saya hanya ingin melihat apakah orang yang sama akan menjawab saya sekarang. Saya membuat video ini untuk fans Juventus, tapi mungkin terlalu mahal untuk terkoneksi dari jarak jauh. Mereka sudah menghabiskan banyak uang sepanjang pertandingan. tiga hari yang lalu, kalian membanggakan diri sendiri, sesumbar, dan sekarang, apa yang akan kalian katakan ? ” kata pemain Belgia ini .

Valverde Yakin Bisa Atasi Masalah Ego para Pemain Barca

Valverde Yakin Bisa Atasi Masalah Ego para Pemain Barca

Pelatih Anyar Barcelona, Ernesto Valverde belum lama ini melakoni jumpa pers pertamanya sebagai suksesor Luis Enrique. Nah, dalam kesempatan tersebut, mantan pelatih Athletic Bilbao, mengaku yakin bahwa dirinya bisa mengatasi rasa egois dari para bintang Raksasa Catalan di Ruang Ganti.

Valverde Yakin Bisa Atasi Masalah Ego para Pemain Barca

Seperti diketahui, sosok berusia 53 tahun tersebut telah resmi diumumkan sebagai pelatih anyar Barcelona, menggantikan Luis Enrique yang sebelumnya telah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak kerja samanya bersama dengan raksasa Catalan.

Mantan juru taktik Athletic Bilbao ini memiliki pengalaman yang cukup banyak dalam menukangi Klub la Liga Spanyol dengan Valencia, Espanyol dan terakhir Athletic Bilbao. Sebelum malang-melintang di Spanyol, Valverde juga sempat menukangi klub Yunani, Olympiakos.

Di Barcelona, tentu saja akan ada tantangan yang lebih berat bagi Valverde, sebagaimana Barcelona hanya meraih satu gelar saja pada musim sebelumnya. Tapi terlepas dari itu, tugas berat bagi Valverde adalah mempertahankan filosofi klub dan juga menahan ego para pemain Barcelona.

Ya, tim yang bertabur bintang secara otomatis akan menghadirkan ego yang banyak di ruang ganti, karena semua pemain ingin berkuasa. Tapi, Valverde sendiri yakin bahwa dia akan mampu menjaga ego para pemain Barcelona.

“Amat penting untuk menjadi yang terbaik. Saya kira saya akan menemui sekumpulan pemain muda yang ingin menang dan diwajibkan untuk berada dalam kondisi terbaik. Ego, saya kira, adalah sesuatu yang ideal untuk dimiliki para pemain.”

Misi pertama Valverde di Barca adalah memenangkan Piala Super Spanyol ketika bertemu dengan Real Madrid dalam dua leg yang akan berlangsung di awal musim 2017/18 mendatang. Yang bersangkutan sendiri telah sepakat untuk kontrak berdurasi tiga tahun dari raksasa Catalan.